Liputan6 Bacaan 1 menit

Rupiah Dibuka Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Simak Prediksinya

Rupiah Dibuka Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Simak Prediksinya
Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta. Rupiah dibuka menguat 43 poin atau 0,24 persen ke level 18.141 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (29/10/2026). Penguatan rupiah terjadi setelah bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya di tengah perhatian pasar terhadap arah kebijakan moneter berikutnya.

Rupiah dibuka menguat 43 poin atau 0,24 persen ke level 18.141 per dolar AS. Posisi tersebut lebih kuat dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 18.184 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan, pergerakan rupiah pada Kamis dipengaruhi keputusan The Fed mempertahankan suku bunga dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Oktober 2026.

“Pada FOMC (Federal Open Market Committee) Oktober 2026, The Fed mempertahankan suku bunga kebijakan pada level 3,75–4,00 persen, sesuai dengan ekspektasi konsensus,” ucap Josua dikutip Antara.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda