Kasus Beras Oplosan, Amran Copot 8 Pejabat Bapanas dan Bulog
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385173/original/006893200_1793244593-email-attachment_2026_10_29_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-copot-delapan-pegawai-bapanas-bulog-buntut-kasus-beras-sphp-oplosan_1000489660.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mencopot sejumlah pejabat. Tindakan tegas ini diambil buntut temuan kasus penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Total ada 10 pegawai Bapanas dan Perum Bulog yang dijatuhi sanksi. Rinciannya, 8 orang dicopot dari jabatannya dan 2 orang pegawai Bulog wilayah DKI Jakarta dijatuhi surat peringatan.
"Kita putuskan hari ini, dari Bulog dengan Bapanas ada 10 orang. Sebanyak 2 orang diberi peringatan, sedangkan 8 orang kita copot," tegas Amran di Kalibata, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri akan menindaklanjuti proses pemeriksaan. Jika terbukti ada keterlibatan pelanggaran pidana, sanksi hukum berat bakal dijatuhkan.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529733/original/040195200_1773378691-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_8.54.18_PM.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318562/original/011507200_1786104106-693127e6dc59c_20251204131918-3.jpg)