Liputan6 Bacaan 1 menit

Rupiah Dibuka Menguat, Namun Tekanan Dalam Negeri Perlu Diwaspadai

Rupiah Dibuka Menguat, Namun Tekanan Dalam Negeri Perlu Diwaspadai

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Meski demikian, penguatan indeks dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta ketidakpastian domestik masih membayangi pergerakan mata uang Garuda.

Analis memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang 18.120 per dolar AS hingga 18.180 per dolar AS.

Rupiah pada pembukaan perdagangan menguat 28 poin atau 0,15 persen menjadi 18.132 per dolar AS. Posisi tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 18.160 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai penguatan rupiah pada pembukaan belum menghilangkan risiko pelemahan. Hal ini karena sejumlah indikator pasar global masih menunjukkan tekanan terhadap mata uang negara berkembang.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda