ANTARA Bacaan 3 menit

RI kuatkan pengawasan pangan mitigasi dampak El Nino jelang akhir 2026

RI kuatkan pengawasan pangan mitigasi dampak El Nino jelang akhir 2026
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar (kiri) dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan di Jakarta, Senin (26/10/2026). ANTARA/HO -BPOM

...Perubahan suhu ekstrem dan keterbatasan air bersih akibat kemarau panjang berdampak langsung pada integritas rantai pangan

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan memperketat pengawasan keamanan pangan nasional guna menghadapi ancaman fenomena El Niño, sekaligus memastikan pangan yang beredar aman dan bermutu menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, El Niño kategori sangat kuat yang diprediksi bertahan hingga awal 2027. Karena itu, langkah ini diambil untuk memitigasi risiko peningkatan cemaran mikrobiologi, kimia, hingga potensi pemalsuan pangan akibat gangguan pasokan.

"Perubahan suhu ekstrem dan keterbatasan air bersih akibat kemarau panjang berdampak langsung pada integritas rantai pangan," katanya di Jakarta, Rabu.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Mecca Yumna Ning Prisie. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda