CNN Indonesia Bacaan 4 menit

Review Film: Laut Bercerita - The Sea Speaks His Name (2026)

Review Film: Laut Bercerita - The Sea Speaks His Name (2026)
Review film: Laut Bercerita punya banyak modal privilese, sayangnya tak menjamin lolos dari kutukan film adaptasi novel laris. (Pal8/EGO____MOTION)

Bahkan Laut Bercerita yang sudah dijaga kreator aslinya, Leila S. Chudori, di tim skenario dan dikomandoi Yosep Anggi Noen di kursi sutradara, tak bisa lolos dari 'kutukan' film adaptasi dari novel laris.

Dengan sumber daya melimpah dan potensi yang besar, Laut Bercerita justru sempat tertatih-tatih dalam menyatukan kepingan cerita pada awal film. Alih-alih membangun cerita secara perlahan untuk mengikat emosi penonton dan menghanyutkannya ke samudra cerita Laut, film ini justru terlihat 'kesusu' membawa penonton ke sejumlah peristiwa penting.

Laut Bercerita sebenarnya punya semua yang dibutuhkan untuk menggulung tiga status sekaligus dengan mudah: penting, terhubung dengan penonton, dan kesuksesan.

Leila turun gunung langsung menjaga kata-katanya dalam novel yang terjual 500 ribu eksemplar per Juli 2025 itu tidak menyimpang terlalu jauh di layar lebar, sekaligus mempertahankan ruh novel yang sudah punya penggemar…

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh Vandeniar Kennindya. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda