Rekor Baru, Utang Negara Berkembang Melonjak Jadi Rp 170 Ribu Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3644944/original/056470700_1637906923-000_9TE6FQ.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Data terbaru World Bank atau Bank Dunia mencatat bahwa utang negara-negara berkembang melonjak ke rekor tertinggi sebesar USD 9,4 triliun atau sekitar Rp 170.219 triliun (kurs Rp 18.108 per US$) pada tahun lalu. Di saat yang sama, negara-negara termiskin harus menanggung tingkat suku bunga tertinggi sejak akhir dekade 1980-an.
Pemerintah Inggris kini bersiap mengusung 'gerakan baru penanganan utang' sebagai bagian dari kepemimpinannya di G20 tahun depan. Ini merupakan sebuah langkah yang dikaitkan oleh Perdana Menteri Andy Burnham dengan upaya menghadapi warisan masa lalu perbudakan.
Dalam laporan tahunannya, International Debt Report, Bank Dunia menyebutkan bahwa membengkaknya biaya pelunasan utang luar negeri telah menghambat sejumlah pemerintah untuk berinvestasi demi masa depan.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392685/original/091183900_1794114878-6305158294753973227.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3193639/original/026204500_1596010570-Foto_01.jpg)