Pusat Data AI Meledak, Ancaman Polusi Udara Parah Ikut Melonjak

Jakarta, CNBC Indonesia - Ledakan pembangunan pusat data untuk menopang kecerdasan buatan (AI) di Texas, Amerika Serikat (AS), memicu peringatan soal polusi udara. Studi Houston Advanced Research Center (HARC) memperkirakan lonjakan kebutuhan listrik fasilitas tersebut dapat menghapus sebagian kemajuan pengurangan emisi yang dicapai Texas selama dua dekade terakhir.
Pusat data kini tersebar di Abilene, Dallas-Fort Worth, San Antonio, Austin, hingga Texas Barat, termasuk proyek yang terkait dengan Google, Microsoft, Amazon, dan Oracle. Ekspansi ini meningkatkan kebutuhan listrik dan berisiko memperburuk polusi udara, terutama jika pasokan energi masih bergantung pada bahan bakar fosil.
Wakil Presiden Solusi Energi, Udara, dan Digital HARC, Carlos Gamarra, sekaligus salah satu penulis studi, mengatakan dampak lingkungan sangat bergantung pada sumber energi yang digunakan.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh tfa. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666539/original/038008800_1782699686-claudio-schwarz-vj3nOtiX85Y-unsplash.jpg)

