CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Proyek Data Center Ditolak di Mana-Mana, Pemerintah Sampai Pusing

Proyek Data Center Ditolak di Mana-Mana, Pemerintah Sampai Pusing
Foto: Gedung data center Meta di Mansfield AS. (Dok. Grant Blankenship / Georgia Public Broadcasting)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang protes warga terhadap ledakan pembangunan pusat data (data center) kini mengancam peta politik di Amerika Serikat (AS). Para pemilih di 10 negara bagian bersiap menentukan nasib industri raksasa kecerdasan buatan (AI) tersebut pada Hari Pemilihan (Election Day) mendatang.

Laporan Reuters mengungkapkan, eskalasi penolakan publik yang meluas dari kubu Demokrat hingga Republik berpotensi menggagalkan berbagai proyek data center senilai miliaran dolar AS.

Situasi ini menempatkan pemerintah lokal maupun federal dalam posisi serba salah. Di satu sisi, pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi digital, namun di sisi lain terancam kehilangan dukungan konstituen akibat krisis energi dan lingkungan.

Penolakan paling keras membara di Ohio, salah satu pasar data center dengan pertumbuhan tercepat di AS.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Redaksi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda