CNBC Indonesia Bacaan 1 menit

Produksi Cetak Rekor, PGEO Kebut Proyek Panas Bumi 105 MW

Produksi Cetak Rekor, PGEO Kebut Proyek Panas Bumi 105 MW
Foto: PT Pertamina Geothermal Energy atau PGEO Tbk di kawasan Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) alias PGE membukukan pertumbuhan laba bersih 21,45% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi US$126,62 juta atau setara Rp2,3 triliun pada kuartal III-2026.

Pendapatan emiten pelat merah panas bumi itu mencatatkan pendapatan US$352,20 juta, meningkat 10,46% YoY. Sementara EBITDA turut meningkat 15,58% menjadi US$287,77 juta.

Kas dan setara kas PGE mencapai US$713,68 juta. Perseroan juga mencatatkan penurunan total liabilitas sebesar 3,37% menjadi US$955,55 juta.

Seiring dengan torehan tersebut, PGE juga mencatatkan rekor produksi energi tertinggi sepanjang sejarah (all-time high) sebesar 4.114 gigawatt hour (GWh), meningkat 9,86% yoy sepanjang Januari-September 2026.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Zefanya Aprilia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda