CNN Indonesia Bacaan 2 menit

PNS dan TNI-Polri Tak Berhak Dapat Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu

PNS dan TNI-Polri Tak Berhak Dapat Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu
Permenaker 16/2026 mengatur ASN/PNS, prajurit TNI, dan anggota Polri tidak berhak menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).

Aparatur sipil negara (ASN/PNS), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak berhak menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp900 ribu.

Ketentuan itu tercantum dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) Bagi Pekerja/Buruh. Aturan ini ditetapkan dan diundangkan pada 28 Oktober 2026.

"Pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah dikecualikan bagi aparatur sipil negara, prajurit Tentara Nasional Indonesia, dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia," bunyi Pasal 3 ayat (3) beleid tersebut.

Dengan ketentuan itu, BSU ditujukan kepada pekerja atau buruh yang memenuhi persyaratan dalam peraturan, bukan ASN, prajurit TNI, maupun anggota Polri.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh tim. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda