Dari Pelacakan Truk hingga CCTV, Begini Kronologi Terungkapnya Dugaan Oplos Beras SPHP
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463605/original/008821600_1767665147-1000198866.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan modus dugaan pengemasan ulang (repacking) dan pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilakukan oknum Rumah Pangan Kita (RPK) di Jakarta Timur. Pelaku diduga memesan beras SPHP melalui jalur resmi sebelum mengemas ulang beras tersebut ke dalam kemasan 50 kilogram.
“Menindaklanjuti informasi yang disampaikan Bapak Menteri Pertanian selaku Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), kami dari Perum Bulog bersama Pak Kapolres Jakarta Timur menerima informasi mengenai penangkapan oknum yang melakukan repacking beras SPHP Bulog menjadi kemasan 50 kilogram,” kata Rizal melansir Antara di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Rizal menjelaskan, dugaan praktik tersebut terungkap setelah Bulog bersama kepolisian menelusuri distribusi beras SPHP di wilayah Jakarta Timur.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Nurmayanti. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385752/original/055513900_1793267803-20261028_110321.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
