Hashim Ingatkan Rupiah Bisa Anjlok ke 22.000 per Dolar AS Gara-Gara Ini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/737309/original/052660400_1410772785-HASHIM-DJOJOHADIKUSUMO-20140915-Johan.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo memperingatkan nilai tukar rupiah berpotensi anjlok hingga 22.000 per dolar Amerika Serikat (AS) jika investor asing menarik modalnya dari pasar saham Indonesia.
Risiko kejatuhan mata uang Garuda ini mengemuka di tengah sorotan transparansi pasar modal dan evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Hashim menegaskan, pemerintah bersama otoritas terkait perlu segera membenahi praktik perdagangan saham yang tidak sehat guna menjaga kepercayaan investor global sekaligus membendung tekanan terhadap rupiah.
"Kalau investasi luar negeri keluar dari bursa saham kita, rupiah bisa semakin lemah. Saya sudah hitung bisa jadi Rp 20.000–Rp 21.000. Ada yang bilang Rp 22.000," ujar Hashim dalam Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Immanuel Christian. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385796/original/094279600_1793269455-email-attachment_2026_10_29_ardiansyah-putra_umkm-lampung-tembus-pasar-italia-hingga-china-kopi-sangrai-jadi-andalan-baru_1001804811.jpg)

