Perketat Pengawasan, Menperin Warning Gula Rafinasi Bocor ke Konsumen

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perindustrian Sarmuji menyoroti potensi kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi di tengah upaya pemerintah menjaga pasokan bahan baku bagi industri makanan dan minuman.
Pengawasan distribusi menjadi perhatiannya karena gula rafinasi diperuntukkan bagi kebutuhan industri, bukan untuk konsumsi rumah tangga.
"Kami memberikan jaminan ketercukupan gula rafinasi sebagai bahan baku industri. Tetapi sebaliknya, kami juga meminta dengan sangat dan akan kami awasi dengan ketat supaya gula rafinasi tidak bocor ke konsumen sebagai gula konsumsi," ujar Sarmuji di Kemenperin, Selasa (27/10/26).
Pengawasan akan melibatkan koordinasi antara Kementerian Perindustrian dan Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI). Pemetaan jalur distribusi menjadi salah satu langkah untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan yang dapat membuat gula rafinasi masuk ke pasar yang tidak semestinya.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Fer. Hak cipta artikel milik penerbit.



