Dolar Dekati Rp18.200/US$, Ekonom: Rupiah Digempur Kabar Buruk dari AS

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dan mendekati Rp18.200/US$. Ekonom menilai pelemahan rupiah hari ini dipengaruhi oleh keluarnya arus keluar modal asing.
Ekonom UOB Kay Hian Surya Wijaksana menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah disebabkan oleh tingginya harga minyak, memburuknya sentimen asing karena MSCI, dan kembali naiknya yield US treasury.
Dampaknya sentimen konsumen tertekan dan kembali meningkatnya tekanan inflasi. Meskipun demikian, Surya meyakini Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi untuk menahan pelemahan lebih dalam.
"Masih di range 18.000-18.200 menurut saya karena BI akan intervensi. BI akan defend rupiah. Mungkin intensify di spot. Selama ini cenderung DNFF," ujar Surya kepada CNBC Indonesia, Selasa (28/10/2026).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Robertus Andrianto. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384261/original/061441700_1793164361-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_08.31.41.jpeg)
