CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

RI Mau Beralih Total ke Mobil Listrik, Butuh Pasokan Berapa Terawatt?

RI Mau Beralih Total ke Mobil Listrik, Butuh Pasokan Berapa Terawatt?
Foto: Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza dalam acara PERIKLINDO Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026 di Mövenpick Hotel, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peralihan kendaraan berbahan bakar minyak menuju kendaraan listrik membawa tantangan baru bagi sektor ketenagalistrikan Indonesia. Selain menyiapkan kendaraan dan stasiun pengisian daya, pemerintah perlu menghitung tambahan kebutuhan listrik apabila elektrifikasi dilakukan dalam skala besar.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyoroti besarnya populasi kendaraan yang beroperasi di Indonesia. Jumlah tersebut menjadi gambaran mengenai skala pekerjaan yang harus disiapkan apabila pemerintah ingin mendorong penggunaan kendaraan listrik secara bertahap dalam beberapa dekade mendatang.

"Kalau menurut data BPS itu ada 172,94 juta unit hingga akhir 2025. 172,94 juta unit itu dari motor, roda tiga, roda empat, dan roda lebih dari empat, semuanya jumlahnya 172 juta lebih," kata Faisol dalam Periklindo Electric Vehicle Conference di Jakarta Pusat, Rabu (28/10/26).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Ferry Sandi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda