Dulu Sangat Populer, Mal Berusia 26 Tahun Ini Akhirnya Gulung Tikar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3499130/original/088609100_1625203145-20210702-Lockdown-Bangladesh-2.jpg)
Saat masih beroperasi, mal yang dibangun oleh Karnaphuli Group ini menempati basement hingga lantai empat pada gedung 20 lantai, sementara lantai-lantai di atasnya difungsikan sebagai apartemen. Di masa emasnya, mal ini menjajakan beragam kebutuhan, mulai dari pakaian, sepatu, kosmetik, perhiasan, hingga tempat nongkrong di area kuliner (food court).
Presiden Asosiasi Pemilik Toko Karnaphuli Garden City, AKM Iqbal, mengonfirmasi bahwa seluruh pemilik toko sudah bulat untuk melepas properti tersebut.
"Kami sepakat menjualnya bersama-sama. Bangunan ini bisa saja dialihfungsikan menjadi rumah sakit, pusat medis,stasiun TV, atau area kantor," terang Iqbal dikutip dari The Daily Star, Rabu (28/10/2026).
Meski kompleks utama belanja sudah ditutup, beberapa toko di dekat pintu masuk masih beroperasi demi mengejar uang sewa untuk membayar biaya operasional dasar, seperti gaji manajer dan petugas keamanan.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3223/original/spbu-asing-131124c.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384014/original/053986800_1793144995-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_6.11.58_AM__1_.jpeg)