Liputan6 Bacaan 1 menit

Pasar EV Meningkat, Ini Tantangan yang Harus Diselesaikan di Indonesia

Pasar EV Meningkat, Ini Tantangan yang Harus Diselesaikan di Indonesia
Kendaraan Energi Baru (NEV) asal tiongkok yang dinilai beresiko terbakar dibandingkan kendaraan lain. (carnewschina.com)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi berbagai risiko seiring pesatnya perkembangan kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan pasar EV harus berjalan beriringan dengan kesiapan ekosistem pendukung agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Moeldoko menilai, salah satu tantangan yang perlu diantisipasi adalah ketersediaan infrastruktur pengisian daya. Jika jumlah kendaraan listrik meningkat secara masif, sementara pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tidak mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut, antrean panjang kendaraan untuk mengisi daya berpotensi terjadi.

"Kalau tidak sejalan antara pertumbuhan EV dan kesiapan ekosistemnya, pasti terjadi. Bisa-bisa chaos itu, banyak EV yang ngantri di SPKLU karena ketersedian yang belum baik," jelas Moeldoko, saat ditemui di gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Aszhari. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda