Pabrik Plastik RI Kesulitan, Bos Pengusaha Minta Menperin Turun Tangan

Jakarta, CNBC Indonesia - Para pengusaha plastik mengeluhkan makin masifnya barang impor yang masuk ke Indonesia, membuat kapasitas produksi industri plastik dalam negeri belum maksimal.
Ketua Umum Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Suhat Miyarso mengatakan industri plastik dalam negeri tertekan karena adanya produk impor.
"Jadi kalau kita lihat data-data yang ada, memang menunjukkan bahwa industri dalam negeri itu sangat tertekan dengan barang-barang impor dari luar negeri, dengan harga dumping dan dengan harga-harga yang lebih rendah. Sehingga mempersulit industri dalam negeri untuk memasarkan produknya di dalam negeri," kata Suhat di Kemenperin, Kamis (5/11/2026).
Alhasil, kapasitas produksi plastik dalam negeri baru mencapai sekitar 60-70%, karena adanya penetrasi barang impor.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Chandra Dwi Pranata. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315707/original/000939400_1785854693-Ilustrasi_asuransi-UnsplashVlad_Deep.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560729/original/021220300_1776680083-download__1_.jpg)