OpenAI Rilis Model Cybersecurity Terbaru, Bisa Apa Saja?

OpenAI merilis GPT-6 Cyber, model kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kemampuan Daybreak, layanan riset keamanan siber otomatis untuk menemukan kerentanan dan mempercepat perbaikan (patching) perangkat lunak pencegah peretasan.
GPT-6 Cyber merupakan versi peningkatan signifikan dari GPT-5.6 Cyber yang dirancang untuk menemukan dan memvalidasi kerentanan siber yang berisiko dieksploitasi. Model terbaru ini diklaim lebih andal, melaporkan hasil secara akurat, tapi tetap berada dalam lingkup batasan yang ditetapkan oleh para peneliti.
"Daybreak Red dirancang untuk mendukung workflow keamanan yang lebih canggih, termasuk mengembangkan working exploits dan menggunakannya terhadap target jarak jauh," tulis OpenAI di laman resminya, Kamis (5/11).
OpenAI telah melakukan beberapa pengujian dalam pengembangan model ini, termasuk ExploitGym, RemoteExploitBench, ExploitGym Honeypot, ExploitBench, SRE Bench, dan pengujian penetrasi web untuk menguji model dalam menyelidiki aplikasi web tanpa akses ke kode sumbernya.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5399810/original/068925400_1762009108-OPENAI.jpg)
