CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Bahaya atau Tidak Makan Daging Ayam Warna-warni? IPB Kasih Warning Ini

Bahaya atau Tidak Makan Daging Ayam Warna-warni? IPB Kasih Warning Ini
Foto: Anak ayam warna warni. (Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di Indonesia masyarakat bisa menemukan anak ayam warna-warni dengan mudah di pasar tradisional. Ternyata ada anggapan bahwa anak ayam warna-warni tidak layak dikonsumsi setelah besar tidak sepenuhnya benar. Namun, warna yang memudar juga tidak otomatis menandakan ayam aman dimakan.

Dosen Sekolah Vokasi IPB University, Gilang Ayuningtyas, SPt, MSi, yang menilai isu ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Gilang menjelaskan, anak ayam umur sehari (day-old chick/DOC) yang bulunya diwarnai umumnya bagian dari praktik komersialisasi anak ayam sebagai hewan hiburan. DOC itu dapat berasal dari ayam broiler yang tidak memenuhi standar seleksi kualitas (grade out).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh teti purwanti. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda