Modus Baru Kuras Rekening Menyusup di Dompet, Warga RI Sasarannya

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepolisian Singapura menemukan kasus peretasan dompet kripto yang melibatkan dompet perangkat keras berbahaya di perangkat Ledger. Kerugian atas kasus ini mencapai SGD 3,5 juta (Rp 49,5 miliar).
Sebagai informasi, hardware wallet merupakan perangkat fisik untuk menyimpan kunci pribadi secara offline. Cara ini dirasa lebih aman dibandingkan dengan online, karena rentan pada peretasan.
Terdapat dua kasus yang dilaporkan sejak 10 September 2026. Dari investigasi awal ditemukan perangkat Ledger yang dibeli di toko ritel tertentu di Singapura mengandung komponen hardware berbahaya.
Komponen itu bisa menangkap frasa pemulihan atau kunci pribadi pengguna. Dengan begitu pelaku dapat mengakses dompet kripto korban hingga mengirimkan aset.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Novina Putri Bestari. Hak cipta artikel milik penerbit.



