Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

Jakarta, CNBC Indonesia - Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kinerja industri perasuransian tetap stabil dan terjaga hingga Mei 2026. Hal ini terlihat dari total aset industri asuransi yang mencapai Rp1.197,04 triliun, atau tumbuh 2,87% secara year on year (yoy).
Hasil ini mencerminkan ketahanan industri di tengah dinamika perekonomian dan perkembangan kebutuhan perlindungan masyarakat. Kinerja positif tersebut terutama ditopang oleh industri asuransi komersial yang mencatat total aset sebesar Rp977,81 triliun atau tumbuh 4,05% yoy.
Dari sisi pendapatan premi, akumulasi premi asuransi komersial hingga Mei 2026 mencapai Rp139,54 triliun atau tumbuh 0,67% yoy. Pertumbuhan premi tersebut didukung oleh kinerja asuransi jiwa yang meningkat 5,87% yoy dengan nilai premi mencapai Rp76,79 triliun.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Khoirul Anam. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3584191/original/019352100_1632715653-Larry_Page.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1008745/original/033009900_1443859234-Alphabet.jpg)