ANTARA Bacaan 6 menit

Mengapa anak muda suka pinjol? Ini 7 alasan dan risikonya

Mengapa anak muda suka pinjol? Ini 7 alasan dan risikonya
Warga mencari sejumlah aplikasi pinjaman online (pinjol) melalui gawainya di Kota Serang, Banten, Selasa (7/4/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/sgd

Jakarta (ANTARA) - Kemudahan mengakses layanan keuangan melalui ponsel membuat pinjaman online (pinjol) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk bagi kalangan anak muda. Proses pengajuan yang praktis, pencairan dana relatif cepat, hingga kebutuhan mendadak menjadi sejumlah alasan layanan tersebut digunakan.

Meski kerap dikaitkan dengan perilaku konsumtif, penggunaan pinjol tidak selalu berawal dari keinginan membeli barang untuk mengikuti tren. Sebagian orang memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar tagihan, mencicil barang, hingga menghadapi kondisi keuangan yang tidak terduga.

Namun, kemudahan memperoleh pinjaman juga menyimpan risiko. Tanpa perhitungan kemampuan membayar, pinjaman yang awalnya dianggap sebagai solusi jangka pendek dapat berkembang menjadi beban keuangan berkepanjangan.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh M. Hilal Eka Saputra Harahap. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda