CNBC Indonesia Bacaan 3 menit

Kejayaan AI Runtuh di China, Begini Kondisi di Indonesia

Kejayaan AI Runtuh di China, Begini Kondisi di Indonesia
Foto: REUTERS/Aly Song

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelembung kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di China dikabarkan pecah hingga menghapus kapitalisasi pasar senilai Rp8.700 triliun. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan optimisme korporasi di Indonesia terhadap pemanfaatan AI, khususnya untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan keuangan perusahaan.

Survei HSBC Redefining Treasury in Asia Pacific: Voices of Treasury 2026 menunjukkan bahwa manajer keuangan korporasi di Indonesia justru menjadi salah satu kelompok paling optimistis di Asia Pasifik terhadap manfaat AI. Sebanyak 84% responden di Indonesia memperkirakan AI akan memberikan manfaat signifikan bagi pengelolaan keuangan (treasury) dalam tiga tahun mendatang. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata Asia Pasifik yang sebesar 72%.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Zefanya Aprilia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda