CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Bubble AI Pecah, Rp8.700 Triliun Hangus di China Dalam 4 Bulan

Bubble AI Pecah, Rp8.700 Triliun Hangus di China Dalam 4 Bulan
Foto: AP/Andy Wong

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelembung saham kecerdasan buatan (AI) di China mulai pecah. Kekhawatiran terhadap permintaan teknologi AI dan pembatasan ekspor produk China memicu aksi jual besar-besaran yang menghapus sekitar US$480 miliar atau sekitar Rp8.700 triliun dari kapitalisasi pasar saham teknologi dan semikonduktor negara tersebut.

Indeks STAR 50 yang berisi saham-saham unggulan sektor AI dan semikonduktor China anjlok sekitar 40% dalam waktu kurang dari empat bulan. Indeks saham unggulan China, CSI 300, juga turun sekitar 20% dari level tertingginya pada Juni lalu.

"Pasar saham kemudian berkembang menjadi reli gila yang bersifat spekulatif. Dan sekarang kita melihat gelembung itu pecah," kata manajer investasi yang berbasis di Beijing, Dong Baozhen, dikutip dari Reuters, Kamis (29/10/2026).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Intan Rakhmayanti Dewi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda