CNN Indonesia Bacaan 3 menit

Kasus Penyadapan Prabowo, Pakar Ungkap Risiko bagi Keamanan Negara

Kasus Penyadapan Prabowo, Pakar Ungkap Risiko bagi Keamanan Negara
Ilustrasi. Pakar menyebut kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto mengungkap risiko keamanan negara. (Foto: iStock/gorodenkoff)

Pakar menyebut kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh sepanjang 2025 hingga 2026 menunjukkan risiko keamanan negara, terutama bagaimana tata kelola intelijen, penegakan hukum, serta perlindungan hak privasi warga negara di Indonesia.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menyebut sejumlah nomor telepon diduga dimasukkan ke server Lawful Interception Management System (LIMS) tanpa verifikasi dan tanpa dasar penyelidikan atau penyidikan yang sah.

Kasus ini terbongkar pada Oktober 2026, ketika tersangka pelaku membuat perintah untuk menghapus file hasil penyadapan untuk menghilangkan jejak. Insiden ini menyoroti bagaimana kewenangan mengoperasikan perangkat itu diberikan, dikendalikan, dan diawasi.

Ahli keamanan siber Pratama Persadha dari Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) menyebut kasus ini memperlihatkan kelemahan pada kontrol akses, otorisasi, dan pengawasan internal.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda