CNN Indonesia Bacaan 3 menit

Pakar Ungkap Analisis Cuaca Saat Learjet 60 Jatuh, Ada Awan Raksasa

Pakar Ungkap Analisis Cuaca Saat Learjet 60 Jatuh, Ada Awan Raksasa
Ilustrasi. Pakar meteorologi menunjukkan pesawat Learjet 60 yang jatuh di Florida, Amerika Serikat (AS) sempat melintasi lingkungan sistem awan konvektif berskala luas/ (Foto: dok. Nasa Earth Observatory)

Pakar meteorologi menunjukkan pesawat Learjet 60 yang jatuh di Florida, Amerika Serikat (AS), pada Minggu (1/11) sempat melintasi lingkungan sistem awan konvektif berskala luas yang berpotensi menghadirkan bahaya turbulensi dan pembentukan es atau icing.

Peneliti meteorologi sekaligus Ketua Pokja Bencana Hidrometeorologi Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Deni Septiadi, menelaah kondisi tersebut menggunakan citra inframerah GOES-19, radar cuaca NEXRAD, dan data lintasan penerbangan Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B).

Rekonstruksi dilakukan setelah awak pesawat dilaporkan menghadapi icing, turbulensi sedang, dan presipitasi sebelum kecelakaan.

"Rekonstruksi satelit dan radar menunjukkan bahwa pesawat berada dalam lingkungan atmosfer konvektif yang berpotensi berbahaya," tulis Deni kepada CNNIndonesia.com, Selasa (3/11).

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda