BBC Indonesia Bacaan 20 menit

Kasus penembakan di Pidie setelah pengibaran bendera bulan bintang – Masyarakat Aceh tuntut penyelidikan independen 'aksi kekerasan TNI'

Kasus penembakan di Pidie setelah pengibaran bendera bulan bintang – Masyarakat Aceh tuntut penyelidikan independen 'aksi kekerasan TNI'
Keterangan gambar, Selongsong peluru yang ditemukan warga di sekitar musala di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Pidie, setelah insiden penembakan, Rabu (04/11).

Penulis, Heyder AffanPeranan, Jurnalis BBC News IndonesiaPenulis, Firdaus YusufPeranan, Jurnalis di Pidie, AcehPenulis, HidayatullahPeranan, Jurnalis di Banda Aceh dan Penulis, Rino AbonitaPeranan, Jurnalis di Banda Aceh

Telah diterbitkan 6 November 2026, 07:24 WIBDiperbarui 3 jam yang lalu

Berbagai pihak di Aceh, mulai mahasiswa, orang tua korban penembakan, kelompok sipil, hingga gubernur, menuntut penyelidikan transparan dan independen terkait insiden penembakan di Pidie, Aceh, yang menewaskan seorang warga sipil dan melukai belasan lainnya.

Mereka juga menilai perbedaan pendapat pemerintah pusat dengan masyarakat Aceh seputar bendera bulan bintang semestinya diselesaikan melalui dialog dan tidak dengan kekerasan.

Pemerintah pusat, melalui Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, berjanji akan menyelidiki kasus tersebut.

Lanjutkan membaca di BBC Indonesia

Kutipan awal dari BBC Indonesia, ditulis oleh Heyder Affan. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda