Karyawan Kena PHK Dapat MacBook Gratis dan Modal Usaha Rp 180 Juta

Jakarta, CNBC Indonesia - Platform desain grafis ternama asal Australia, Canva, resmi mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.271 karyawan. Angka ini setara dengan 22% dari total tenaga kerja global perusahaan.
CEO Canva Melanie Perkins menggambarkan keputusan pahit ini sebagai salah satu momen paling sulit dalam sejarah perusahaan, sekaligus menyebut 12 bulan terakhir sebagai "tahun terberat" bagi Canva.
"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan yang terdampak. Kami menyadari ketidakpastian serta gangguan besar yang ditimbulkan akibat langkah ini," tulis Perkins dalam memo internal perusahaan, dikutip dari Mashable, Rabu (4/11/2026).
Canva saat ini beroperasi di 37 negara dengan total lebih dari 5.700 karyawan, termasuk di India. Kendati demikian, pihak manajemen belum membeberkan divisi maupun negara mana saja yang paling terdampak pemangkasan ini.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Redaksi. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4960581/original/077822700_1728087749-Screenshot_20241005_065247_Docs.jpg)
