CNBC Indonesia Bacaan 1 menit

Investor Berebut Surat Berharga Syariah RI, Pemerintah Dapat Rp16 T

Investor Berebut Surat Berharga Syariah RI, Pemerintah Dapat Rp16 T
Foto: Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengumumkan, hasil lelang 8 seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau suku mendapatkan penawaran tinggi dari investor.

Dalam lelang kemarin, Selasa (3/11/2026), total penawaran yang masuk sebesar Rp28,55 triliun. Padahal, target indikatif dari lelang seri SPNS16122026 (reopening), SPNS04052027 (new issuance), SPNS19072027 (reopening), PBS030 (reopening), PBS040 (reopening), PBSG002 (reopening), PBS034 (reopening) dan PBS038 (reopening) hanya Rp 10 triliun.

Pemerintah pun akhirnya memenangkan atau hanya menyerap hasil lelang senilai Rp 16,65 triliun, yang akan digunakan untuk pembiayaan kebutuhan anggaran pembangunan dalam APBN 2026.

"Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kedelapan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp16,65 triliun," dikutip dari pengumuman DJPPR, Selasa (3/11/2026).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Arrijal Rachman. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda