Harga Mahal, Minat Beli Perhiasan Emas di Dunia Terendah Sejak 2000
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
WGC menjelaskan, harga emas yang tinggi menjadi faktor utama yang membatasi permintaan perhiasan pada kuartal III 2026. Konsumen di berbagai pasar cenderung memilih perhiasan dengan bobot lebih ringan atau kadar emas lebih rendah agar tetap dapat membeli sesuai kemampuan.
Pelemahan permintaan terjadi secara luas di berbagai kawasan. China dan India menjadi dua negara yang menyumbang bagian besar terhadap penurunan volume konsumsi perhiasan emas global.
Di kawasan ASEAN, permintaan perhiasan juga masih lemah. WGC mencatat konsumen Indonesia tetap berhati-hati di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Situasi serupa terlihat di Malaysia.
WGC memperkirakan volume permintaan perhiasan emas masih akan menghadapi tekanan selama harga emas bertahan tinggi. Keterjangkauan harga menjadi tantangan bagi konsumen, sehingga pembelian perhiasan kemungkinan tetap menyesuaikan kemampuan belanja.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.



