AS, Rusia, China Berlomba Bangun Reaktor Nuklir di Bulan, untuk Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS), Rusia, dan China kini tengah berlomba untuk membangun reaktor nuklir di bulan. Ketiga negara adidaya tersebut berambisi menaklukkan luar angkasa meski para ilmuwan telah memperingatkan tingginya risiko kecelakaan radioaktif.
Mengutip Al Jazeera, Minggu (8/11/2026), badan antariksa AS (NASA) berencana membangun reaktor nuklir di bulan pada akhir tahun 2030. Sementara itu, Rusia dan China menargetkan proyek pangkalan yang dioperasikan nuklir tersebut pada tahun 2036.
Reaktor itu sangat dibutuhkan untuk menggerakkan alat penambangan air beku yang terperangkap di dalam kawah bulan. Para ilmuwan meyakini es tersebut dapat memasok air minum, udara, dan bahan bakar roket bagi pangkalan masa depan.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Tommy Patrio Sorongan. Hak cipta artikel milik penerbit.



