Harga Emas Pegadaian 30 Oktober 2026: Galeri24, Antam, UBS Kompak Melemah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
Pada Rabu, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, sesuai dengan ekspektasi pasar, dan menunda perubahan biaya pinjaman hingga setelah pemilihan umum paruh waktu AS minggu depan.
Berdasarkan perangkat FedWatch dari CME Group, para pelaku pasar memperkirakan adanya peluang sekitar 83% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada Desember. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) dalam memegang emas, yang tidak memberikan imbal hasil.
"Fokus utama pasar selanjutnya adalah terus memantau pasar energi, mengingat pasar energi merupakan bagian besar dari kekhawatiran inflasi saat ini. Oleh karena itu, eskalasi maupun de-eskalasi di Timur Tengah yang dapat memengaruhi harga energiberpotensi memberikan dampak signifikan terhadap harga logam," Meger menambahkan.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/990933/original/032400600_1442402218-20150916-Kabut-Asap-penerba.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371282/original/061959200_1791781220-IMG20261012100555_BURST000_COVER.jpg)