Harga Emas Dunia Tertekan Data Ketenagakerjaan AS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
Analis logam Tai Wong mengatakan, penguatan data ketenagakerjaan AS memberikan tekanan terhadap harga emas.
"Harga emas langsung terkoreksi setelah laporan ketenagakerjaan yang sangat kuat di berbagai sektor, tetapi kini berusaha kembali menguat. Ini menjadi ujian bagi reli harga emas sepanjang pekan ini," kata Wong dikutip dari CNBC, Sabtu (7/11/2026).
Data menunjukkan jumlah tenaga kerja nonpertanian AS (nonfarm payrolls) pada Oktober meningkat lebih tinggi dari perkiraan. Tingkat pengangguran juga turun menjadi 4,1 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat sehingga memberikan ruang bagi The Fed untuk lebih fokus mengendalikan inflasi.
Suku bunga tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Akibatnya, daya tarik emas bagi investor berkurang.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391410/original/041567400_1793928542-1000497475.jpg)


