Geger Temuan Peluru Artileri Bentuk 'Botol Anggur' di Papua Nugini

Pernyataan Kedutaan Besar China yang menyebut benda diduga peluru artileri seberat 32 kilogram sebagai "botol anggur berbentuk cangkang" di Papua Nugini menuai sorotan dan ejekan di media sosial.
Benda yang diduga merupakan amunisi militer tersebut ditemukan di sebuah kontainer pengiriman di lokasi konstruksi di Port Moresby, ibu kota Papua Nugini, pekan lalu. Polisi setempat kemudian menangkap empat warga negara China terkait penemuan tersebut.
Kedutaan Besar China di Port Moresby mengeklaim benda itu merupakan botol anggur berbentuk cangkang yang sama sekali tidak berbahaya.
Dalam unggahan di Facebook, Kedutaan China menegaskan bahwa negaranya menerapkan sejumlah undang-undang dan peraturan pengendalian senjata api paling ketat di dunia. Aturan tersebut membuat penyelundupan peluru artileri ilegal dari China "hampir mustahil" dilakukan.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



