Netanyahu Terpojok, Polisi Israel Tak Percaya Tuduhan Pemilu Curang

Dua penyelidikan terkait dugaan kecurangan pemilihan umum atau pemilu Israel yang dilayangkan kubu perdana menteri petahana, Benjamin Netanyahu, yang menyeret partai-partai Arab bakal dihentikan.
Netanyahu dan sejumlah anggota koalisinya berulang kali mengeklaim bahwa pemilu 27 Oktober telah dicurangi, dengan menuduh kecurangan di kalangan pemilih Arab yang secara signifikan mendongkrak perolehan suara partai-partai Arab.
Kasus pertama melibatkan penangkapan tiga aktivis partai Arab pada 27 Oktober pagi di hari pemungutan suara. Ketiga aktivis itu dituduh berupaya menyuap pemilih agar mendukung Partai Ra'am.
Namun, menurut laporan Channel 12, kasus ini diperkirakan akan ditutup jika tidak ditemukan bukti baru. Sementara itu, ketiga aktivis yang ditangkap sendiri telah dibebaskan.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



