Gawat! Negara Eropa Ini 'Diserang' Asing, 750 Ribu Warga Jadi Korban

Jakarta, CNBC Indonesia - Moldova baru saja memanggil Dewan Keamanan Nasional untuk menggelar pertemuan khusus usai sistem informasi pemerintahannya kebobolan. Serangan siber skala besar ini secara membabi buta membidik jutaan data pribadi milik warganya.
Mengutip Manila Times, Kamis (29/10/2026), serangan siber tersebut terjadi antara tanggal 19 hingga 23 Oktober lalu. Insiden peretasan ini dikonfirmasi langsung oleh Badan Pemerintahan Elektronik Moldova (AGE).
Sekitar satu juta nomor identitas pribadi menjadi target dalam upaya ekstraksi data ilegal ini. Pihak AGE mengungkapkan bahwa sekitar 750.000 kumpulan data telah berhasil digasak oleh peretas. Sebagai catatan, total populasi negara Moldova saat ini hanya berkisar di angka 2,4 juta jiwa.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh tps. Hak cipta artikel milik penerbit.



