CNN Indonesia Bacaan 1 menit

Gaduh Pajak Pembalut, Dokter Boyke Ingatkan Risiko Kesehatannya

Gaduh Pajak Pembalut, Dokter Boyke Ingatkan Risiko Kesehatannya
Ilustrasi. Pembalut yang semakin mahal berisiko membuat perempuan menghemat pemakaian. (istockphoto/bymuratdeniz)

Pakar kesehatan reproduksi dokter Boyke Dian Nugraha ikut menyoroti isu pembalut yang dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN). Menurut dia, kebijakan pajak perlu dipertimbangkan kembali mengingat pembalut merupakan kebutuhan pokok perempuan.

Boyke khawatir, pembalut yang semakin mahal dapat membuat perempuan menghemat pemakaian. Salah satunya dengan memperpanjang waktu penggunaan, meski aliran darah sedang deras.

"Justru berbahaya [memperpanjang waktu penggunaan]. Itu, kan, dalam tanda kutip, darah, ya. Lendir daripada dinding rahim itu, kan, seperti darah. Darah itu senang banget, kuman-kuman itu hidup di situ," ujar Boyke kepada detikhealth, Senin (2/11).

Kebiasaan tidak mengganti pembalut akibat memperpanjang waktu penggunaan itu, lanjut Boyke, dapat meningkatkan risiko kesehatan di area kewanitaan.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda