CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

El Nino 2026 Lebih Kuat dari 2023, Produksi Padi dan Jagung Anjlok

El Nino 2026 Lebih Kuat dari 2023, Produksi Padi dan Jagung Anjlok
Foto: Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat menyampaikan rilis BPS pada Senin (2/11/2026). (CNBC Indonesia/Dovana Hosiana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dampak El Nino mulai membayangi produksi pangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi dan jagung pada September 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, penurunan produksi padi diperkirakan berlanjut hingga akhir tahun.

BPS menjelaskan, perkiraan penurunan produksi padi pada periode mendatang dipengaruhi oleh dampak El Nino yang tahun ini diperkirakan lebih kuat dibandingkan kejadian pada 2023.

Pada September 2026, realisasi luas panen padi tercatat sebesar 0,91 juta hektare. Angka ini turun 19,40% dibandingkan September 2025 yang mencapai 1,13 juta hektare.

Sejalan dengan menyusutnya luas panen, produksi padi pada September 2026 diperkirakan hanya mencapai 4,88 juta ton gabah kering giling (GKG), turun 18,29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,97 juta ton GKG.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Dovana Hasiana. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda