Ekspor RI Tembus US$ 221,23 Miliar di Januari–September 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493389/original/065219100_1770208627-5.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 221,23 miliar sepanjang Januari hingga September 2026. Nilai tersebut meningkat 5,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang terutama ditopang oleh pertumbuhan ekspor industri pengolahan sebesar 8,93%.
Ekspor nonmigas menjadi penopang utama dengan raihan nilai US$ 212,27 miliar atau meningkat 6,30%. Sebaliknya, ekspor migas tercatat mengalami penurunan sebesar 9,11% menjadi US$ 8,96 miliar.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa industri pengolahan menjadi motor pendorong utama peningkatan ekspor nonmigas Indonesia.
“Peningkatan nilai ekspor nonmigas secara kumulatif terutama terjadi pada sektor industri pengolahan yang meningkat cukup tinggi, yaitu 8,93%,” ujar Ateng dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.



