China Longgarkan Keran Uang-Bank Diguyur Rp1.474 Triliun, Ada Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral China mulai menggeser suku bunga kebijakan utamanya ke tenor satu hari (overnight) dan menyuntikkan 541 miliar yuan atau sekitar Rp1.474 triliun ke sistem perbankan. Langkah ini diperkirakan melonggarkan kondisi pendanaan, menekan biaya pinjaman, dan menopang pertumbuhan ekonomi di tengah gejolak pasar keuangan.
Melansir Reuters, Senin (2/11/2026), Bank Rakyat China (PBOC) mengucurkan dana tersebut melalui instrumen reverse repurchase agreement atau reverse repo tenor satu hari dengan suku bunga 1,25%.
"Suku bunga kebijakan kini secara resmi beralih ke suku bunga jangka satu hari (overnight), dengan penetapan angka 1,25% yang mengonfirmasi tolok ukur biaya pendanaan yang ada saat ini," kata Kepala Ekonom CITIC Securities, Ming Ming.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh tfa. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332114/original/064933700_1787635574-ker3.jpg)