CNBC Indonesia Bacaan 1 menit

Efek Ekonomi RI Tumbuh Kuat: Rasio Utang Susut Jadi Setara 40,3% PDB

Efek Ekonomi RI Tumbuh Kuat: Rasio Utang Susut Jadi Setara 40,3% PDB
Foto: Dirjen PPR Kementerian Keuangan RI, Suminto dalam CNBC Indonesia Program Spesial Nota Keuangan & RAPBN 2025. (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Data terbaru posisi utang pemerintah yang bertambah sekitar Rp33,24 triliun menjadi Rp10.326,93 triliun pada akhir kuartal III-2026, dari Rp10.293,69 triliun akhir kuartal II-2026, tak serta merta membuat rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) ikut terkerek.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, rasio utang pemerintah terhadap PDB justru menyusut pada kuartal III-2026 menjadi 40,30%, dari sebelumnya 41,26% pada kuartal II-2026.

"Rasio utang Pemerintah terhadap PDB pada September 2026 (Q3) menurun menjadi 40,30%, dari 41,26% pada Juni 2026 (Q2)," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto kepada CNBC Indonesia, Jumat (6/11/2026).

Suminto menjelaskan, turunnya rasio utang terhadap PDB meski secara nominal naik tak terlepas dari efek makin cepatnya laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Arrijal Rachman. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda