Dulu Gadis Desa Tak Paham Komputer, Kini Gaji Miliaran Berkat AI

Jakarta, CNBC Indonesia - Luo Fuli, perempuan asal desa kecil di Sichuan, China, kini menjadi salah satu peneliti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang diperhitungkan setelah berperan penting dalam kesuksesan DeepSeek. Perjalanan kariernya dari keluarga sederhana hingga bergabung dengan Xiaomi turut menarik perhatian publik, termasuk tawaran gaji tahunan miliaran.
Perempuan berusia 30 tahun itu dikenal sebagai "gadis jenius AI" berkat kontribusinya dalam pengembangan teknologi DeepSeek.
Berbeda dengan citranya di media sosial sebagai sosok berbakat sejak lahir, Luo mengawali perjalanan akademiknya dari latar belakang sederhana.
Ia lahir di sebuah desa kecil di Sichuan dari keluarga biasa. Ayahnya bekerja sebagai teknisi listrik, sedangkan ibunya berprofesi sebagai guru.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Intan Rakhmayanti Dewi. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382905/original/032016400_1793023640-iPad_Mini_2.jpg)


