Data Center Yandex Kembaran Google Diserang, Netanyahu Happy

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan sekitar 60% aktivitas terkait bot Rusia yang melawan Israel mati. Ini terjadi, menurutnya karena serangan Ukraina pada pusat data Yandex, perusahaan teknologi asal Rusia.
"Enam puluh persen aktivitas online yang terdapat aktor-aktor Rusia melawan kita telah lenyap," kata Netanyahu dikutip dari hromadske, Kamis (29/10/2026).
Informasi ini disampaikannya saat memaparkan doktrin keamanan nasional terbaru. Jaringan bot Rusia, disebutnya menyebarkan pesan anti-Israel yang digambarkan sebagai antisemitisme ekstrem.
Serangan drone pada infrastruktur pusat data Yandex telah dilakukan beberapa kali selama bulan Oktober. Termasuk pada 8 Oktober di wilayah Ryazan, Kaluga pada 9 Oktober 2026, dan 11 Oktober di Vladimir.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Novina Putri Bestari. Hak cipta artikel milik penerbit.



