CNBC Indonesia Bacaan 3 menit

Data Center AI Bawa Petaka, Hutan Gundul Hingga Air Berubah Cokelat

Data Center AI Bawa Petaka, Hutan Gundul Hingga Air Berubah Cokelat
Foto: (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekspansi data center Google di Finlandia menuai kontroversi setelah perusahaan teknologi raksasa itu dituding menebang sekitar 250.000 pohon sebelum mengantongi seluruh persetujuan yang diwajibkan.

Pembukaan lahan tersebut meninggalkan tanah yang berlumpur dan diduga mendorong kawanan serigala masuk ke desa untuk mencari makan hingga membuat warga marah.

Melansir laman NYPost, Google membuka sekitar 816 hektare kawasan hutan di Finlandia utara untuk pembangunan infrastruktur data center guna mendukung industri kecerdasan buatan (AI) yang terus berkembang. Namun, langkah tersebut memicu kemarahan warga dan perhatian otoritas setempat akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Pembangunan berlangsung di dekat kota kecil Muhos, sebelah tenggara Oulu, kota terbesar kelima di Finlandia. Foto-foto kondisi lahan setelah pembukaan hutan memperlihatkan hamparan tanah tandus, genangan air berlumpur, gundukan tanah, serta jejak kendaraan konstruksi.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Intan Rakhmayanti Dewi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda