CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

BUMN Tambang Eksplorasi 'Harta Karun Langka' di Lahan 7.300 Hektare

BUMN Tambang Eksplorasi 'Harta Karun Langka' di Lahan 7.300 Hektare
Foto: Logam Tanah Jarang

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Mineral Nusantara (Perminas) saat ini memulai eksplorasi potensi "harta karun langka" alias Logam Tanah Jarang (LTJ) di konsesi pertambangan seluas 7.300 hektare di Mamuju, Sulawesi Barat.

Kegiatan eksplorasi mineral kritis tersebut dilaksanakan secara bertahap pada dua blok di wilayah tersebut.

Direktur Teknologi dan Pengembangan Bisnis Perminas La Ode Tarfin Jaya menyampaikan bahwa Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi dari Kementerian ESDM telah terbit sejak Juli 2026, disusul persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) eksplorasi pada Agustus 2026 lalu.

Saat ini, Perminas tengah memfokuskan kegiatan pengeboran (drilling) rapat in-fill pada area seluas 200 hektare.

"Jadi Mamuju itu kan kita sudah mendapatkan dari pemerintah dalam hal ini dari Kementerian ESDM cq Ditjen Minerba itu IUP Eksplorasi.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Firda Dwi Muliawati. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda