Bahlil Mau Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah di Sumatra
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385923/original/054926800_1793280742-1000490335.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan rencana pemerintah untuk membangun fasilitas penyimpanan (storage) minyak mentah di wilayah Sumatra. Langkah strategis ini disiapkan guna memperkuat daya tahan serta cadangan minyak nasional.
Rencana tersebut telah dilaporkan dan dibahas kembali bersama Presiden Prabowo Subianto. Bahlil menyebut keberadaan fasilitas ini dapat mendongkrak kapasitas cadangan minyak mentah Indonesia hingga mencapai 60 hari.
"Kita akan membangun storage di beberapa titik wilayah Sumatra. Jadi ketika kita melakukan impor minyak mentah (crude oil), semuanya bisa tertampung di atas 20 hari, dengan target akhir mencapai 60 hari," ungkap Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377507/original/002666400_1792467532-1000479419.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389275/original/081441400_1793702788-email-attachment_2026_11_03_immanuel-christian_kssk-ekonomi-ri-diproyeksi-tumbuh-54-55-tekanan-global-meningkat_IMG_8631.jpeg)
