Bukan Mistis, Ini Alasan Gedung Tinggi Hapus Lantai 13
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1542638/original/083707200_1542721257-20181120-Lift.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Di tengah megahnya arsitektur modern dan canggihnya teknologi konstruksi abad ini, ada satu angka yang masih sering disingkirkan dari tombol lift gedung-gedung pencakar langit, yaitu lantai 13. Penghilangan angka ini bukan sekadar ketidaksengajaan, melainkan langkah terencana yang dianut banyak pengembang properti global untuk mengakomodasi takhayul kuno yang bertahan hingga era digital.
Secara umum, kesialan angka 13 kerap dikaitkan dengan narasi-narasi sejarah dan keagamaan klasik yang diwariskan turun-temurun. Namun, jika diteliti lebih dalam dari sudut pandang sejarah budaya, asal-usul fenomena ini ternyata menyimpan plot yang cukup mengejutkan.
Praktik ini rupanya jauh lebih lazim di abad ke-21 daripada yang dikira. Sejumlah gedung modern, mulai dari apartemen hingga hotel, memilih untuk melewati angka 13 sama sekali.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.



