BI: Uang Primer Tumbuh 7% Jadi Rp 2.265 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3354475/original/091034400_1611133740-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-9.jpg)
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memperkuat kebijakan likuiditas untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi setelah uang primer atau M0 tumbuh 18,3% secara tahunan pada Juli 2026.
Pertumbuhan M0 tersebut menunjukkan likuiditas perekonomian tetap terjaga melalui kebijakan operasi moneter BI dan ekspansi operasi keuangan pemerintah. BI juga mencatat uang beredar dalam arti luas atau M2 tumbuh 8,7% yoy pada periode yang sama.
"Bank Indonesia akan terus memperkuat kebijakan untuk menjaga kecukupan likuiditas pasar uang, perbankan, dan perekonomian yang konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi,” kata Pjs. Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers RDG BI yang disiarkan daring, Rabu (19/8/2026).
BI mencatat pertumbuhan M0 terutama berasal dari giro bank umum di BI yang tumbuh 22,4% yoy dan uang kartal yang tumbuh 15,1% yoy.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.



