BBM Mahal, Kapal Pesiar "Terdampar" di Tetangga RI-Penumpang Telantar

Jakarta, CNBC Indonesia - Ratusan orang yang memilih tinggal secara permanen di kapal pesiar yang "terdampar" di Kamboja setelah operator kapal menghentikan operasional akibat lonjakan harga bahan bakar. Kenaikan biaya tersebut dipicu oleh perang Iran yang membuat pengeluaran untuk menjalankan kapal membengkak hingga sulit ditanggung perusahaan.
Kapal bernama Villa Vie Odyssey itu telah berlayar mengelilingi dunia selama sedikitnya 755 hari. Kapal tersebut termasuk segelintir kapal pesiar yang menawarkan hunian jangka panjang, bahkan permanen, melalui skema sewa maupun pembelian unit tempat tinggal di atas kapal.
Pada Selasa (27/10/2026), pemilik kapal, Villa Vie Residences, mengumumkan penghentian sementara operasional. Para penumpang diminta turun di Kamboja, sementara perusahaan berupaya mencarikan akomodasi sementara bagi mereka.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh tps. Hak cipta artikel milik penerbit.



